Minggu, 26 Agustus 2012

RvP The New Fergie Boys


Alkisah, Nathan Algern seorang Kapten Angkatan Darat Amerika handal yang diterjunkan di medan perang untuk membasmi pemberontakan kelompok samurai yang dipimpin oleh Katsumoto.  Algern berjuang sendiri memimpin pasukan yang sangat tidak terlatih dan berpengalaman sehingga diapun kalah dari pertarungan yang semestinya tidaklah susah untuk di menangkannya seandainya dia memiliki pasukan yang bisa mengikuti ritme kehebatannya. Nathan Algern akhirnya ditangkap dan berpindah posisi, membelot? Mungkin tidak, karena ditempat baru nya dia nyaman dan mendapat apa yang selama ini di inginkan, pasukan yang sempurna, kolektif tanpa mengandalkan seseorang kecuali pemimpin sejati mereka Katsumoto, sang samurai.


Sekelumit kisah yang dibungkus apik oleh oleh sutradara Edward Zwick dalam epic berjudul The Last Samurai sekilas muncul di benak saya ketika melihat awal penampilan Robin van Persie (RvP) di Klub Manchester United di musim English Premier League 2012-2013. Kita tahu Betapa dominannya RvP selama beberapa musim kebelakang di Arsenal, dia menjadi ruh utama dan 70% nyawa dari klub berjuluk The Gunners itu.

Tidak perlu waktu lama buat MU untuk menerima hasil dari investasi sekitar 20 juta Poundsnya, menit 10 dalam pertandingan pertamanya sebagai starter, menerima umpan silang yang sebenarnya tidak terukur dari Patrice Evra, RvP dengan skill pembunuh nya langsung mengunting bola tersebut ke pojok sudut kiri gawang Fulham yang menkonversinya menjadi gol untuk kubu setan merah. Sebuah gol yang menunjukan betapa tingginya skill mencetak gol RvP, dan tentu buat fans MU itu adalah sajian pembuka yang sangat istimewa.

Melihat aura yang di tunjukan RvP selama pertandingan tersebut, terlihat kalau dia begitu menikmati bermain bersama teman-teman barunya, apa yang di carinya selama ini mungkin saja telah terpenuhi, RvP menjadi pemain juara bersama dengan tim Juara, gemblengan nya selama ini di  Arsenal untuk menjadi pemain juara bermuara di klub yang sangat mungkin memberikan gelar juara kepadanya, apa yang telah dilakukan Mathieu Flamini, Kolo Toure, Cesc Fabregas, mantan sejawatnya dulu menjadi inspirasi baginya, bahwa menjadi pemain juara hanya akan menjadi sejati bila benar-benar dapat mengangkat throphy juara itu sendiri.

Sir Alex Ferguson (SAF), dia lah sang Katsumoto dalam cerita ini, dia tidak membunuh Kapten Algren, malah melihat potensi yang besar dalam diri sang kapten yang bisa membuat pasukannya lebih kuat jika memberdayakannya, dengan skill dan tehniknya sebagai warrior terlatih, tidak susah bagi Katsumoto untuk membimbing menjadi pejuang tangguh dipasukannya.

Ya, SAF tinggal momeles dan memadukan keahlian dan skill tinggi milik RvP dengan kolektivitas Klub bertajuk setan merah ini, karena selama ini kolektivitas bermain adalah senjata utama dari klub yang berdiri tahun 1878 tersebut.

Dan ini tentunya bukan pekerjaan baru bagi SAF, dia pernah sukses melakukannya pada Eric Cantona, Teddy Sheringham, Ruud Van Nistelrooy, Dimitar Berbatov. Kesemuanya memiliki kisah yang kurang lebih sama dengan RvP, di “tangkap” di usia yang tidak muda lagi namun sukses berakhir sebagai legenda setan merah. kini tinggal menunggu apakah RvP bisa memenuhi ekspetasi tinggi yang terlanjur terlekat pada dirinya? Namun melihat apa yang tersaji di match pertama, sepertinya Ruud Van Nistelrooy harus bersiap-siap menerima saingan baru sebagai Dutch Legend di West Stand, pojok tribun bersejarah di Old Trafford.... Viva Van Persie .....

Senin, 27 September 2010

Jalan Panjang menjadi Pelatih Sepak Bola Profesional

Menjadi bagian dari industri sepakbola tidak melulu harus menjadi pemain sepakbola profesional, karena menjadi pelatih atau manejer sebuah tim sepakbola juga menjadi bagian penting dalam suatu bisnis sepakbola profesional.

Persiapan utama untuk berkarir sebagai seorang pelatih tentu nya harus mengikuti serangkaian kursus berjenjang dimana disetiap jenjang ada sertifikasi khusus yang bakal melekat dalam diri seorang calon pelatih tadi.

Kursus awal untuk meniti karir sebagai pelatih adalah dengan mengikuti serangkaian kursus kepelatihan untuk mengambil Lisensi D,kursus lisensi D ini ada tahap awal untuk menjadi seorang pelatih,di Inggris ini dikenal juga dengan kursus Level 1, kursus ini sendiri biasanya bersifat Lokal (nasional) kerap di selenggarakan oleh asosiasi sepakbola tiap negara seperti PSSI,di Indonesia kursus lisensi D ini banyak di selenggarakan oleh pengurus-pengurus daerah (pengda) PSSI. Lama pendidikan juga berkisar 5-14 hari, dan setelah selesai kursus ini maka peserta akan memperoleh lisensi D Nasional.

Setelah memperoleh sertifikat lisensi D, maka bisa mengikuti jenajng berikut nya,yaitu kursus kepelatihan lisensi C (level 2 kalau di Inggris),kursus ini juga biasa di selenggarakan oleh asosiasi sepak bola suatu negara (nasional) atau bahkan bersifat internasional yang di selenggarakan oleh konfederasi sepakbola tingkat regional (AFC kalau di asia) dimana sertifikatnya di akui oleh FIFA. Peserta yang lulus akan memperoleh status sebagai pelatih lisensi C (nasional atau Internasional).

Pelatih dengan lisensi D dan C sudah bisa untuk melatih klub-klub yang bermain di lower division atau klub-klub amatir,atau juga menjadi asisten pelatih bagi klub-klub profesional.

Untuk merambah menjadi pelatih yang melatih klub profesional maka si pelatih harus mengantungi sertifikat licensi B ( baik nasional maupun internasional) di asia kita kenal dengan nama AFC-B kalau di eropa UEFA-B, kursus untuk mendapat lisensi B ini juga biasa dilakukan oleh asosiasi sepakbola satu negara atau konfederasi sepakbola suatu regional. Dengan sertifikat lisensi B ini kita bisa menanggani satu klub profesional dengan status sebagai pelatih profesional pula.

Setelah memperoleh lisensi B maka si pelatih tadi dapat mengikuti kursus lisensi A, yang juga di selenggarakan oleh asosiasi sepakbola satu negara (PSSI) atau konfederasi sepakbola suatu regional (UEFA,AFC,CAF,dll) status kepelatihan nya pun akan menjadi AFC-A atau PSSI-A (kalau nasional) sama hal nya dengan lisensi B.

Untuk lisensi A dan B nasional hanya akan diakui atau dapat di gunakan untuk area negara asosiasi sepakbola yang mengeluarkan nya saja, namun kalau lisensi nya AFC-A, UEFA-A itu bersifat internasional dan di akui FIFA dan bisa melatih dinegara manapun saja yang merupakan anggota FIFA.

Tidak ad perbedaan antara AFC-A dan B dengan UEFA-A dan B, karena sama-sama diakui FIFA sertifikasi yang dikeluarkan oleh asosiasi sepakbola regional tersebut.

Lisensi A saat ini disaratkan untuk dipakai setiap pelatih kepala klub profesional yang bermain di top league tiap-tiap negara, jadi untuk menjadi pelatih utama di klub-klub ISL, La Liga, Serie A, EPL, UCL, AFC Champions sebuah klub harus punya seorang pelatih utama dengan sertifikasi lisensi A (disarankan yang internasional)

Saat ini sudah banyak pelatih-pelatih asli Indonesia yang berspesifikasi lisensi A,baik internasional maupun nasional, dan disyaratkan oleh PT Liga Indonesia selaku penyelenggara ISL agar semua klub perserta ISL memakai pelatih kepala dengan sertifikasi lisensi A (baik nasional maupun internasional) namun ketika berlaga di kejuaraan antar klub asia (AFC champions league) maka pelatih tersebut harus lah mempunya sertifikasi lisensi A Internasional.

Khusus di eropa ada yang nama nya Lisensi UEFA-Pro, lisensi ini khusus di rancang oleh UEFA kepada pelatih-pelatih yang akan menanggani klub-klub liga champion,namun belum berlaku sekarang aturan nya,premiership (liga inggris) baru akan memberlakukan pada musim 2012,dimana disyaratkan manager klub-klub EPL harus memiliki lisensi UEFA Pro ini.

Lisensi pro ini lebih ke arah menjadi manager suatu tim (seperti peran pelatih-pelatih kepala di EPL), jadi kalau di ibaratkan dalam dunia kependidikan, seseorang pelatih yang punya lisensi B itu disamakan dengan tamatan S1,sedangkan lisensi A itu disamakan dengan tamatan S2, maka lisensi pro ini adalah para doktor-doktor kepelatihan sepak bola.

Untuk kursus lisensi Pro waktunya juga tidak singkat,bisa 2 tahun dengan modul kuliah pertemuan tiap juni-july disaat musim kompetisi libur,hal ini dikarenakan kebanyakan peserta nya adalah manager/pelatih klub-klub liga di eropa,sehingga ketika musim berjalan modul pelatihan nya di terapkan dengan sistem online,teleconf,atau by phone.lisensi pro ini instruktur nya adalah pelatih/manager-manager luar biasa seperti sir alex ferguson,fabio capello,arsene wenger,dll.

Pelatih-pelatih dengan lisensi UEFA pro yang sempat beredar antara lain mantan pelatih tim nasional Indonesia peter white, dan juga pelatih yang baru akan melatih persib bandung, Daniel Darko Janckovic.

Kamis, 23 September 2010

Barrabravas, Hooligan From Argentina

Argentina punya kelompok suporter yg menurut sebagian orang paling militan dan brutal di dunia, mereka menamakan diri nya BARRABRAVAS.hooligan khas argentina.

Bagi BARRABRAVAS membunuh suporter lawan dan berkelahi dengan sesama suporter klub sendiri adalah hal yang biasa. Agak aneh memang.yg luar biasa tawuran antar sesama dr satu klub,contoh sesama suporter River Plate atau sesama geng BARRABRAVAS Boca Junior (paling sering di argentina).

BARRABRAVAS secara harfiah berasal dari bahasa spanyol yang bisa diartikan pendukung fanatik, geng BARRABRAVAS paling terkenal tentunya dari kelompok pendukung klub River Plate (borrachos del tablon dan Los Banda del Oeste),juga dari kelompok pendukung klub Boca Junior (La Doce) yang merupakan rivalitas terbesar di argentina.

Seperti dilansir dalam suatu laporan oleh The New York Times bahwa Sejak 1939 sudah lebih dr 200 orang meregang nyawa akibat kebrutalan geng bernama BARRABRAVAS, itu belum terhitung korban luka dan cacat tentunya.

Uniknya sangat sulit membubarkan BARRABRAVAS ini,karena para bandit stadion ini kerap dipakai sebagai alat penarik massa untuk kepentingan politis oleh para pemimpin politik di argentina,jadi kaya diam-diam di pelihara.

BARRABRAVAS ini juga kerap mendapat dukungan dari para pengurus klub-klub di argentina seperti river,boca,rosario,independiente,velez,estudientes,racing,argentinos junior,dll meski dukungan itu tidak diperlihatkan secara terang-terangan.

Musuh utama kelompok river plate adalah geng BARRABRAVAS Boca Junior yg bernama La Doce,pemimpinnya Rafael Di Zeo adalah selebritis di argentina,dia tenar karena kebringgasannya dalam memimpin genk BARRABRAVAS kebanggan suporter Boca ini. Banyak orang di argentina mengidolai tokoh yang bertahun-tahun menjadi buronan polisi setempat karena berbagai tindakan sadis nya,diantara nya pembunuhan suporter lawan.beberapa tahun yang lalu di Zeo menyerahkan diri kepada kepolisian,atas tindakan-tindakan kriminal yg dilakukan sebelumnya,namun di zeo mengelak dikatakan dia menyerahkan diri karena takut,dia menyerahkan diri hanya untuk membuktikan pada kepolisian bahwa kalau dia di penjara akan banyak terjadi pertumpahan darah antar suporter.

Ketenaran sang good father BARRABRAVAS ini semakin menjadi sorotan ketika dua bintang utama Boca Junior, Martin Palermo dan Rodrigo Palacios menjenguk Di Zeo dan anak buah nya dipenjara,foto-foto dan berita kunjugan ini sontak menjadi headlines surat-surat kabar di Argentina.Kedekatan-kedekatan seperti ini adalah hal yang biasa disana,hanya saja pihak Klub sering tidak mengakui nya dengan alasan pencitraan.para BARRABRAVAS ini di butuhkan klub selain untuk dukungan kepada klub itu sendiri juga karena para geng ini siap untuk bersikap kejam kepada pemain atau pengurus klub sendiri jika mereka tidak setuju atau marah.

Peristiwa menarik terjadi beberapa tahun lalu,ketika terjadi kerusahan diantara sesama pendukung klub River Plate (Borrachos del Tablon),mereka saling tawuran diantara mereka sendiri untuk saling berebut tampuk pimpinan geng itu,pertumpahan darah sesama yang terjadi di sekitar stadion monumental (homebase river) membuat sang presiden klub di tegur keras oleh parlemen Argentina,Jose Maria Aguilar sang presiden menjelaskan tidak tahu menahu akan kejadian tersebut,fakta nya dalam satu penggeledahan di stadion monumental,polisi menemukan disalah satu ruang rahasia senjata-senjata tajam,pistol lengkap dengan amunisi,mercon dan alat-alat bahaya lain nya, kembali tidak satu pun pengurus klub River Plate yang mengakui nya.

Tapi paling tidak dari fakta itu dapat disimpulkan bahwa dari ruang senjata stadion monumental itulah awal dari tewas nya dua orang suporter Boca Junior pada awal tahun 2000an, dimana saat itu River sebagai tuan rumah takluk dari Boca dengan skor 0-2, keesokan hari nya dua suporter Boca di temukan dalam ke adaan tidak bernyawa,dan di salah satu tembok di sudut kota Beunos Aires tertulis dengan darah RIVER 2 - BOCA 2, Sadissss!!

So kall publik awam berpikir hooligan adalah kelompok suporter paling brutal layak nya film Green Street Hooligan,maka itu salah,mereka harus merasakan bagaimana rasa weekend di daerah paling ganas dikota Beunos Aires,ESTADIO LA BOMBONERA.

Minggu, 27 Juni 2010

Jangan Mimpi Deh INGGRIS...!!!

Skor di papan electric free state stadium dikota Mangaung Bloemfontein Afsel menunjukan angka 4-1, habissss laahh sudah buat the capello boys, God save queen di pembuka laga menjadi hambar bagi para fans england yg terkenal super optimis dan "angkuh" itu. status capello from hero to zero jelas kini menjadi nyata.

Kegagalan di piala dunia 2010 kali ini semakin menyiratkan tidak ada yang spesial dengan kedatangan fabio capello sebagai pelatih Inggris, dibawah capello Inggris bahkan tampil lebih buruk dari 3 piala dunia sebelumnya. jadi kesimpulan yang ditarik disini bahwa permainan Inggris sudah metok, gamblangnya Inggris sudah tampil maksimal, inilah kemampuan maksimal yg bisa dihasilkan oleh para "selebritis" lapangan hijau negeri yang merasa ibu dari sepakbola tersebut. siapa pun pelatih terbaik didunia yang menanggani Inggris tidak akan bisa membawa Inggris ke final kejuaraan dunia ,apalagi kemudian menjadi juara,karena mungkin hanya "keajaiban" yg dimiliki yunani dan denmark lah yg akan membuat tim medioker sekelas Inggris juga bisa juara diturnamen antar negara.

seperti yang telah saya prediksi jauh diawal ketika Inggris memastikan satu tempat di world cup setelah tampil "perkasa" dibabak kualifikasi, bahwa ketika itu saya katakan keperkasaan Inggris itu akan semu, akan sangat tidak berarti ketika tampil di turnamen sesungguhnya (world cup), karena lawan yg dihadapi Inggris di babak kualfikasi hanya memberikan kemanjaan bagi mereka, mereka tidak bertarung dengan level nya sendiri ketika melawan tim-tim seperti kazakhstan, belarusia, Andorra, sedangkan ukraina dan croatia sudah terlanjur tidak bergigi lagi, keberuntungan diawal, namun efek nya bencana dikemudian hari.

Inggris membutuhkan lawan yg lebih baik daripada tim-tim yang mengisi grup nya,lihatlah ketika ujicoba melawan brazil dan belanda, mereka terkesan sangat pecundang, dan semua itu tiba pada klimaks nya malam ini, ketika di bantai oleh pasukan muda Jerman yang memang tidak perlu tampil gagah di kualifikasi, karena memang sudah memiliki mental sebagai tim petarung di turnamen.

Demikian pula banyak yang menyerang statement saya ketika saya mengatakan jadwal yang padat, plus pengunduran jadwal premiership diawal tahun yang dikarenakan badai salju di Inggris akan menjadi pembunuh dari ambisi timnas Inggris, jadwal yang tidak manusiawi itu plus penjadwalan ulang pertandingan2 di Inggris pada akhirnya memaksa pemain-pemain Inggris terasa berat untuk berlari lebih kencang, lebih fokus, lebih kuat, lebih cerdas dalam berpikir dilapangan, mereka datang dan hadir di piala dunia terkesan hanya untuk berpartisipasi, semua skill individu dan teknik permainan khas inggris mutlak hanya berlaku di level klub saja.

Liatlah wayne rooney, apa yg ditampilkan ketika berbalut kaos merah Man Utd sangat berbanding terbalik dengan ketika dia membela panji-panji three lion, nyaris satu tahun tidak memberikan kontribusi utama nya dengan mencetak gol buat Inggris, plus catatan 4 pertandingan tanpa gol di piala dunia jelas prestasi yg sangat memalukan untuk seorang striker yang dianggap merupakan salah satu yang terbaik di dunia, tidak ada tusukan khas rooney dari sayap, plesing powerfull seperti yang di tunjukan nya ketika bermain untuk the red devils. tidak ada kuda-kuda perkasa rooney di timnas layak nya diklub, rooney sangat susah di hentikan dengan tackling maupun body charge lawan,tapi di timnas rooney sangat rapuh, sangat terbaca pergerakan nya, secara tiba-tiba menjadi sangat medioker kelas nya sebagai striker level dunia, well utk tahap ini buat anda fans rooney lupakan keinginan utk melihat WR10 sebagai pemain terbaik dunia tahun ini,IMPOSIBBLE! dan statement WR10 sebagai white pele perlu dipertimbangkan lagi bila merujuk pada dua piala dunia yang telah dilakoni nya, bukan kah kelas nya tidak lebih baik dari pada seorang Miroslav Klose yang tidak pernah dijuluki nama berdasarkan inspirasi pemain besar.

Kesemua alasan dan analisis diatas sudah disajikan dan diprediksi jauh sebelum piala dunia di gelar, dan malam ini ada kepuasan secara pribadi ketika hal-hal tersebut setidaknya menjadi nyata dan fakta, Inggris terkapar, dan ini bukan kejutan buat saya pribadi, saya tidak pernah meng-underestimate Inggris dengan menyatakan Inggris tidak lolos babak berikut, namun saya tetap objektif dengan menyatakan Inggris tidak akan lebih dari perempat final, malam ini teori itu menjadi sedikit lebih cepat, dan satu lagi prediksi saya yang meleset Inggris tidak jadi bertemu dengan argentina di perempat final.

Sekarang belum sadarkah kita kalau Inggris itu hanya tim medioker yang kehebatan nya hanya bentukan image media karena glamouran liga domestik nya saja. coba kita buka mata dan nalar kalau Inggris itu tidak lebih baik dari pada Turki, Korea Selatan, Swedia, Croatia, Rusia. Inggris berada dilevel medioker atas negera-negara eropa, perlu waktu relatif sangat lama buat Inggris untuk bisa menjadi juara kembali seperti tahun 66.

44 years of hurt never stopped me dreaming....lirik tersebut kaya nya pas buat fans Inggris. dimana kita bakal terus memodifikasi angka yang ada didepan tersebut layaknya spanduk di sudut old trafford yang di tujukan untuk lama nya manchester city mengangkat satu throphy.

Inti dari semua kesimpulan diatas, Inggris terlalu angkuh untuk mengaku diri nya hanya lah medioker yang penuh dengan omong kosong untuk mensejajarkan diri dengan para raksasa sepak bola dunia, Inggris tidak akan pernah menjadi juara dunia selain tahun 1966, mungkin kutukan atas kecurangan di final itu belum berakhir, walaupun telah impas dibayar Jerman malam ini (merujuk pada tendangan lampard), terlalu susah dosa itu terhapus.

United > England,......
Liverpool > England......
Arsenal > England,......
Chelsea >England.......

Bukti Sahih ketika Negara yang menyatakan diri nya sebagai IBU dari sepakbola namun telah di khianati oleh ANAK nya sendiri...

TRAGIS!!!!

El Diego Vendey

Selasa, 02 Februari 2010

United Indonesia (Organisasi)

Berdiri sejak Agustus 2006, United Indonesia atau yang lebih kita kenal dengan UI berkembang pesat dan terus maju menjadi basis kelompok pendukung klub liga Inggris Manchester United di Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri prestasi demi prestasi yang dibuat klub Manchester United dikancah domestik Inggris, regional Eropa maupun secara global didunia ikut mengkatrol populeritas kub ini khusus nya di Indonesia. Hal ini berimbas langsung dengan semakin banyak nya masyarakat Indonesia yang mulai menjadi fans-fans baru klub ini, dimana data terakhir menunjukan 30 juta orang di Indonesia adalah penikmat permainan tim setan merah.

Untuk itu United Indonesia sesuai dengan nama nya hadir ditengah masyarakat Indonesia guna mewadahi dan mempersatukan seluruh elemen masyarakat yang mencintai klub berjuluk the red devils ini kepada suatu komunitas pecinta, fans, dan suporter klub Man United.

Pelebaran sayap United Indonesia telah membuat komunitas ini bertranformasi menjadi sebuah Organisasi massa di Indonesia, United Indonesia sejak agustus 2009 (diusia nya ke 3) telah resmi merubah wujudnya menjadi organisasi massa dengan basis suporter dan fans klub manchester united di Indonesia. dan menjadi salah satu dari sedikit organisasi massa di Indonesia yang berbasis pada fans dan kelompok suporter pecinta klub sepakbola

Sebagai organisasi, United Indonesia juga memiliki badan hukum berbentuk perusahaan, ini menjadikan United Indonesia selain sebagai sebuah organisasi juga terintegrasi dengan kegiatan-kegiatan bisnis seperti event organizer dan sport business management secara mandiri. Tentunya United Indonesia dalam wujud korporasi ini akan terus berkembang dan belajar menjadi lebih profesional lagi guna hadir sebagai salah satu pelaku sport business di tanah air.

Dengan resmi menjadi organisasi massa, maka United Indonesia pun kian melebarkan sayap nya ke seluruh pelosok negeri, belasan kepengurusan propinsi dan puluhan chapter tingkat kabupaten kota telah berdiri, diresmikan dan bersinergi dengan keluarga besar United Indonesia, ini menjadikan United Indonesia adalah BASIS PENDUKUNG KLUB MU TERBESAR DI INDONESIA BAHKAN DI ASIA TENGGARA, Bombastis??tidak!! UI punya fakta bahwa kamilah yang TERBESAR di negeri ini.

United Indonesia selalu mengajak dan mengkampanyekan ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khusus nya fans klub Manchester United untuk bersatu dan bergabung dalam wadah keluarga besar United Indonesia, marilah bergabung bersama kami di United Indonesia dan kita tunjukan bagaimana eksistensi, Fanatisme dan kebanggaan kita sebagai fans dan suporter klub MU yang sebenarnya. Karena loyalitas sebagai fans MU hanya akan dibuktikan oleh aksi, bukan sekedar moto atau jargon bisnis belaka.

Ayo bersatu bersama mendukung dan merasakan feel suporter sejati MU, dalam semangat United Indonesia.

Glory Glory Man United...
Jaya United Indonesia...

Rabu, 27 Januari 2010

Roo Fantastis!!! (dilemakah??)

Rooney memasuki tahun ke-6 nya bersama MU, musim ini jelas ia memainkan sepakbola terbaiknya sejak direkrut dari everton tahun 2004, pergi nya Ronaldo ke madrid dan tevez ke city seakan membuka jalan bagi roo untuk menjadi roh utama serangan tim MU, praktis skema penyerangan di MU sekarang tertuju pada Roo, so sangat wajar kalau Don Carletto mengatakan bila sampai Rooney cedera disisa musim ini, maka kami (chelsea) akan menjadi juara EPL dengan mudah. statement yang sangat masuk akal bila melihat performa WR10 sampai saat ini.

21 Gol dari 29 pertandingan nya bersama MU sampai saat ini membuat roo jauh memimpin dalam hal perolehan gol dari rekan-rekan setim nya, assist-assist matang pun kerap ia berikan kepada rekan setimnya untuk mencetak gol, Roo bermain semakin matang, dan musim ini fokus bermain nya lebih sering terjaga daripada berteriak-teriak meluapkan emosi dilapangan seperti musim-musim sebelumnya, kesimpulan utama, Roo makin dewasa, fantastis dan menjalani musim terbaik nya di MU.

Kenapa dilematis?? kita tahu benar kalau MU sekarang sedang di goyang isu krisis finansial kronis, bukan rahasia lagi kalau Glazer telah membuat MU menjadi sapi perahan utama nya dalam mengeruk keuntungan, beli dengan hutang untuk mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya jelas merupakan pemerkosaan terhadap hukum ekonomi, dan ini jelas sangat sangat tidak bisa di terima oleh para manchunian, hal ini tergambar dari aksi-aksi penentangan yang dilakukan oleh para fans tidak hanya di manchester tapi sampai juga disebuah forum fans MU diindonesia bernama United Indonesia.

Penampilan fantastis super roo jelas membuat kita sebagai fans begitu bangga memiliki seorang pemain super seperti dia, terlebih dia merupakan golden boy nya england sehingga tentunya nilai nya berlipat ganda di mata fans. dengan trend yang tercipta sekarang, jelas permainan roo akan terus meningkat sampai akhir musim dan bukan tidak mungkin mencapai puncaknya diperhelatan FIFA world cup South Africa. hal ini juga di amini oleh mentornya sir alex, fergie tidak segan menyebut kalau rooney akan mampu menembus 30 gol musim ini, walaupun bbrp fans justru yakin roo akan bisa menempel perolehan gol ronaldo di musim 2008.,

dengan penampilan fantastis setengah musim seperti sekarang, para raksasa sudah membidik untuk menargetkan roo bisa masuk di tim nya di musim baru 2010 nanti, madrid lewat ronaldo sudah nyata-nyata menyatakan ketertarikannya kepada rooney, ronaldo sangat ingin bereuni dengan mantan tandemnya ini di bernabeue dan mendesak agar madrid sebisa mungkin membeli roo, raksasa lain Barca tidak diam, isu rekrut roo akan menjadi dagangan utama kampanye presiden baru el barca musim panas nanti, para capres tentunya sudah melakukan pendekatan masing-masing dengan agen roo atau bahkan kepada glazer family untuk bagaimana mendapat tanda tangan kontrak dari WR10 ini.

Sampai saat ini roo masih menyatakan tetap setia dan ingin terus selamanya berkaus merah MU, demikian jg sir alex yang tidak akan rela melepas kartu as utama nya ini. namun MU bukan lah klub yang dikendalikan oleh para pemegang saham atau dewan direksi yang heterogen, MU adalah klub yang di miliki tunggal oleh Glazer, so apapun titah dari sang empu mesti harus dituruti tanpa ada intervensi dan hak menolak.

Terlebih dengan permainan fantastis roo saat ini diperkirakan harga nya akan tembus diatas level 50 juta pounds, dan bahkan bukan tidak mungkin roo bisa saja memecahkan rekor pemain termahal dunia milik Ronaldo bila ia terus berada di track menanjak sampai akhir musim nanti, tentunya nilai-nilai itu cukup menggiurkan buat glazer dalam upaya merestrukturisasi hutang nya. mungkin dalam hal ini glazer akan berpikir MU tim besar, bintang datang dan pergi adalah hal wajar, selama masih ada sir alex di MU yang bisa menemukan talenta-talenta lain yang bisa mengantikan peran para bintang yang pergi.

atau setidaknya glazer mungkin berpikir, dari pada harus melepas carrington atau Old Trafford alangkah lebih bijaksana kalau melego bintang nya saja, ini jelas sangat menyakitkan buat penggemar.....

point utamanya fantastisnya Wayne Rooney selain membanggakan buat gw juga membuat ketakutan yang berlebih dalam diri gw sebagai fans MU, karena tidak ada jaminan seorang pemain bintang tidak akan dijual di tim ini. adakah cara atau system untuk menahan wayne rooney pergi??sanggupkah MU (BACA:GLAZER) menolak bila rooney di tawar dengan nilai yang sama dengan Ronaldo?? dan terakhir, akankah MU menjadi klub terkaya setelah nantinya dua pemainnya menjadi pemain termahal di planet ini sepanjang sejarah sepakbola???

Semoga ini hanya mimpi buruk, GGMU....

Indonesia di Serie A

"Saya bisa bermain di berbagai posisi di lini tengah. Saya lebih baik jika diposisikan di kiri, tapi saya harap bisa mendapat tempat dalam tim inti, di mana saya ditempatkan itu tak masalah,"

Itulah sepenggal pernyataan dari Radja Nainggolan setelah mencapai kesepakatan kontrak dengan status pinjaman sampai akhir musim dengan opsi kontrak permanen, 28 Januari 2010 menjadi sejarah buat persepakbolaan Indonesia, karena akhirnya ada juga putra Indonesia (meski bkn WNI) yang bermain di Serie A,...

Kita memang dulu memang punya Kurnia Sandi, Kurniawan Dwi Julianto, Eko Purjianto yang sempet mengecap latihan bersama tim utama klub seria A Sampdoria, bahkan Kurniawan pernah bermain dengan tim utama tersebut, namun kesemua nama diatas bukan tampil di level Serie A. Indonesia juga punya David Abisay, eks PSSI Primavera (Tim PON IRJA thn 92)yang enggan pulang kampung setelah program itu usai, dan memilih berkompetisi di Liga Italy meski pada level gurem (serie C1-C2).

Radja Nainggolan memastikan tampil untuk tim serie A Cagliari, setelah bermain sejak tahun 2005 di Serie B bersama tim Piacenza... berita baik buat sepakbola Indonesia ditengah miskin nya gelar yang timnas dan persepakbolaan kita raih....

Sangat disayangkan pergerakan lambat yang di lakukan PSSI dalam pendekatan membuat Radja akhirnya tampil untuk timnas belgia setelah bertahun-tahun menjadi langganan The Red Devils Belgium U-21....

Sebelum menandatangani kontrak dengan Cagliari, rumor menyebutkan Radja di incar serius oleh dua rakasa Serie A, AS Roma dan Fiorentina, alasan mendapat tempat inti dan bermain reguler dilini tengah mungkin menjadi pertimbangan pemain tengah berdarah batak ini memilih.....

Benvenuto seri A Radja Nainggolan!!!